Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.
Bisa kita lihat, bagaimana orang-orang sudah sangat dekat dengan media sosial. Dari semua umur bisa menggunakan media sosial apapun. Seperti friendster yang dulu begitu terkenal. Dan friendster membuka mata dunia tentang fenomena revolusi kedua dunia internet, yaitu Media Sosial. Dalam 3 bulan sejak launching, Friendster dapat mencapai 3 juta user(pengguna). Pada tahun 2002, lahir kembali suatu media sosial bernama Facebook yang masih terkenal dan masih aktif hingga sekarang. Aplikasi ini mengizinkan user untuk dapat terhubung dengan cara membuat informasi pribadi sehingga dapat terhubung dengan orang lain. Informasi pribadi itu bisa seperti foto – foto. Tidak heran dengan jumlah membernya yang mencapai 250.000.000. Pada tahun 2006, Twitter datang membawa pembaharuan dalam perbedaan dalam akunnya. Yang dimana setiap status atau dikatakan Tweet ini dibatasi 140 karakter saja. Dan masih banyak lagi media sosial di sekitar kita seperti Myspace, Blogger, Youtube, Tumblr, Plurk, LinkedIn dan lain sebagainya.
Pesatnya perkembangan media sosial kini dikarenakan semua orang seperti bisa memiliki media sendiri. Inovasi teknologi memang memicu perubahan trend dan semangat dari pengguna internet kita. Walau begitu, perlu disadari bahwa yang membuat komunikasi melalui medium digital kian menarik adalah seberapa besar kualitas dan jumlah individu yang aktif berpartisipasi di dunia digital. Karena sekali lagi saya katakan bahwa media sosial adalah bukan soal teknologi tetapi lebih kepada manusia itu sendiri. Seberapa jauh kita paham menggunakan teknologi tersebut dan seberapa jauh teknologi tersebut memberikan manfaat lebih ke dalam hidup kita. Media sosial adalah mengenai menjadi manusia biasa. Manusia biasa yang saling membagi ide, bekerjasama, dan berkolaborasi untuk menciptakan kreasi, berfikir, berdebat, menemukan orang yang bisa menjadi teman baik, menemukan pasangan, dan membangun sebuah komunitas. Intinya, menggunakan media sosial menjadikan kita sebagai diri sendiri. Selain kecepatan informasi yang bisa diakses dalam hitungan detik, menjadi diri sendiri dalam media sosial adalah alasan mengapa media sosial berkembang pesat. Tak terkecuali, keinginan untuk aktualisasi diri dan kebutuhan menciptakan personal branding.
Saat teknologi internet dan mobile phone makin maju maka media sosial pun ikut tumbuh dengan pesat pastinya. Kini untuk mengakses facebook atau twitter misalnya, bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja hanya dengan menggunakan sebuah mobile phone. Demikian cepatnya orang bisa mengakses media sosial mengakibatkan terjadinya fenomena besar terhadap arus informasi tidak hanya di negara-negara maju, tetapi juga di Indonesia.
Jika sudah begini pasti untuk masa depanpun, media sosial pasti akan semakin canggih, semakin banyak diminati dan semakin berkembang. Bagaimana tidak, sekarang saja media sosial sudah sangat dibutuhkan diberbagai kalangan. Dari dunia hiburan, politik, berita, bisnis dan juga telah memasuki ke dunia pekerjaan. Bagaimana media sosial di masa depan? mungkin akan menjadi pilihan utama bagi masyarakat. Pengguna internet di Indonesia diperkirakan mencapai 60 juta pengguna dan di tahun 2015 nanti akan ada 100 juta pengguna. Jumlah tersebut didominasi pengguna mobile internet. Saat ini ada lebih dari 45 juta pengguna facebook di Indonesia. 87 % pengguna facebook di Indonesia berusia 14 tahun ke atas. Pengguna Twitter di Indonesia saat ini sekitar 8 juta orang, 15% pengguna Twitter dunia. Tweet dari user Twitter Indonesia sering menjadi trending topic. Ini artinya, Twitter dapat menjadi media yang potensial untuk dimanfaatkan bagi pemegang merek untuk mendapat promosi “gratis” ke seluruh dunia via Twitter.
Dekade dua ribu belasan akan menjadi ajang integrasi penting smart phone, Media Sosial dan konten dari pengguna (user generated content). Pasar akan bergerak sesuai perkembangan teknologi mobile dan Media Sosial.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar