Minggu, 16 Desember 2012

UTS Sistem Komunikasi Indonesia


1. Jelaskan definisi sistem komunikasi (berikan literatur yang sesuai)!
2. Jelaskan bagaimana sistem komunikasi Indonesia berdasarkan pola-pola komunikasi yang   berkembang di Indonesia!
3. a. Jelaskan keterkaitan antara sistem pers dengan sistem komunikasi!
    b. Pada era reformasi ini bagaimana sistem komunikasi di Indonesia di lihat dari sistem   persnya? Bandingkan dengan era orde baru.
4. Jelaskan bagaimana sistem komunikasi di pedesaan! Pilih satu desa dan analisakan sistem komunikasinya.

Jawab:
1.  Definisi sistem komunikasi adalah sekelompok orang, beberapa pedoman dan beberapa media yang melakukan suatu kegiatan antara mengolah, menyimpan, menuangkan ide, menuangkan gagasan simbol dan lambang yang menjadi pesan dalam membuat suatu keputusan untuk mencapai satu kesepakatan dan saling pengertian satu sama lain dengan mengolah pesan itu menjadi sumber informasi.
     Contoh : Tatang M. Amirin (1996) pernah meringkas berbagai macam definisi yaitu sekumpulan unsur yang melakukan kegiatan/ menyusun skema atau tata cara melakukan suatu kegiatan pemrosesan untuk mencapai sesuatu atau beberapa tujuan dan hal ini dilakukan dengan cara mengolah data dan/ atau energi dan/ atau barang (benda) di dalam jangka waktu tertentu guna menghasilkan informasi dan/ atau energi dan/ atau barang (benda).
2. Ilmu komunikasi adalah bagian dari ilmu sosial. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa sistem komunikasi Indonesia menjadi subsistem dari sistem sosial Indonesia. Ditinjau dari pola yang dilakukan, ada beberapa jenis yang dapat dikemukakan. Guna membedakan pola komunikasi yang berkembang di Indonesia dan lebih ditinjau dari aspek sosialnya, saya akan menjelaskan 2 pola komunikasi yaitu komunikasi antarpribadi dan komunikasi kelompok.
     - Komunikasi Antar Pribadi adalah komunikasi yang terjadi antar 2 orang yang mengolah pesan atau peristiwa komunikasi untuk meningkatkan atau menurunkan intensitas atau kualitas hubungan yang biasanya bersifat hubungan pribadi.
Contoh : saya sedang menceritakan suatu masalah kepada teman saya Tara. Setelah saya berbicara, Tara memberi feedback dengan memberi saran dan solusi. Yang secara bergantian antara saya dan Tara menjadi komunikator dan komunikan.
     - Komunikasi kelompok adalah komunikasi yang terjadi dalam suatu kelompok yang terdiri dari 3-20 orang. Komunikasi kelompok mengamati interaksi yang terjadi antar anggota kelompok.
Contoh: Organisasi didalam kampus sedang mengadakan rapat untuk mengadakan acara bulan depan yang dihadiri 18 orang. Mereka saling mengajukan pendapat dan berdebat.
3. a). Keterkaitan sistem pers dengan sistem komunikasi itu adalah dari subsistemnya. Ada yang mengatakan juga bahwa sistem politik itu bagian atau subsistem dari sistem sosial. Maka bisa dikatakan sistem komunikasi bagian dari sistem politik, sistem politik bagian dari sistem sosial. Jadi sistem pers dan sistem komunikasi sama-sama saling membutuhkan.
mengapa bisa saling butuh? Karena sistem pers bisa berkembang dan meluas itu karena adanya sistem komunikasi seperti media massa untuk mempengaruhi sikap dan perilaku masyarakat. Karena melalui media, masyarakat dapat menyetujui/ menolak kebijakan pemerintah. Dan melalui media juga berbagai inovasi/ pembaruan bisa dilaksanakan oleh masyarakat.
Demikian juga dengan sistem komunikasi. Medianya bisa dikatakan sebagai perpanjangan dan perluasan dari kemampuan jasmani dan rohani manusia. Berbagai keinginan, aspirasi, pendapat, sikap, perasaan manusia bisa disebarluaskan melalui pers.
     b). Pada zaman orde baru, sistem persnya masih sangat tertutup, yang masih melayani keputusan pemerintah, otoriter, dan masih bergantung pada setiap keputusan yang pemerintah putuskan. Kalau zaman reformasi, sistem komunikasi dalam sistem persnya sudah bebas/liberal. Karena prinsip di era reformasi ini adalah dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Jadi sistem persnya trial by the press dan censhorship.
4. sistem komunikasi di pedesaan sampai sekarang masih tertinggal dari sistem komunikasi di perkotaan. Contohnya di kampung halaman saya di Sumatera Utara. Dan letaknya itu memang masih di pedalaman. Untuk berkomunikasi lewat telepon, sinyal yang didapat masih sangat terbatas. Siaran televisi juga belum memadai. Dan lagi, rumah-rumah disana tidak padat seperti di Jakarta ini. Dari rumah 1 ke rumah 2 jaraknya lumayan jauh. Otomatis untuk memulai komunikasi pun sudah malas dan akhirnya berkurang. Satu lagi, Teknologi disana juga belum ada kemajuan. Masih tertinggal jauh dari perkotaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar